Articles

Find Our Latest News

Say Goodbye to Hiperpigmentation

Setiap wanita tentu ingin memiliki kulit yang bersih tanpa noda. Bertambahnya usia atau sering terpapar sinar matahari, tentu memicu munculnya noda gelap pada kulit atau sering disebut Hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi merupakan kondisi munculnya noda atau bercak gelap pada kulit akibat produksi melanin yang berlebih pada tubuh.

3 Tipe Hiperpigmentasi
1. Melasma. Disebabkan oleh fluktuasi hormon dan normal terjadi dimasa kehamilan, dapat juga menjadi efek samping dari obat-obatan yang bersifat terapi hormon.
2. Lentingines. Dikenal juga sebagai age spots, yang umumnya ditemukan pada 90% orang berusia lanjut akibat proses aging.
3. Post-inflammatory hyperpigmentation (PIH). Terjadi akibat adanya luka atau radang seperti jerawat, psoriasis, atau eksim yang menimbulkan bekas bercak berwarna gelap.

Mencegah Hiperpigmentasi Sejak Dini
Hiperpigmentasi tidak terjadi dalam waktu singkat. Itu sebabnya untuk mengurangi risiko hiperpigmentasi, dianjurkan untuk melakukan pencegahan sedini mungkin. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung terutama pukul 10 pagi hingga 4 sore karena kuatnya radiasi ultraviolet yang dipancarkan. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan sunblock yang mengandung minimal SPF 30 sebelum keluar rumah ya Blovers!

Bagaimana cara mengatasi hiperpigmentasi?
Cara termudah mengatasi hiperpigmentasi adalah dengan melakukan treatment rutin dengan laser peeling digerai-gerai kecantikan. Namun pastikan gerai kecantikan yang kamu pilih sudah terpercaya dan bersertifikasi. Selain laser peeling treatment, eksfoliator berbasis acid dan serum harian juga bisa digunakan untuk membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit. Pemakaian skincare dengan kandungan vitamin C, vitamin A, vitamin B3, dan ekstrak tumbuhan seperti liquorice juga disarankan, karena tinggi antioksidan dan mampu mencerahkan kulit. Serum yang mengandung vitamin A dan retinoic acid juga bisa bantu mengurangi hiperpigmentasi dikulit, tapi sayangnya mereka tidak bisa digunakan saat siang hari karena kandungan ini sangat sensitif bila terkena sinar UV.

Selain treatment dan penggunaan skincare dari luar tubuh, Blovers juga butuh mengkonsumsi nutrisi pendukung dari dalam tubuh. Untuk perawatan dari dalam hal Blovers bisa mengonsumsi antioksidan dan wholefood yang mengandung polyphenol untuk memperbaiki sel-sel kulit yang rusak akibat sinar matahari. Keseluruhan perawatan hiperpigmentasi baik dari dalam dan luar tubuh sebaiknya dilakukan secara rutin dan konsisten dalam pengawasan dokter agar hasilnya lebih maksimal ya Blovers !

Share This Post